PERMULAAN BARU
2013 adalah sebuah tahun, “Permulaan Baru.”
Pengertian profetik ini didapat karena angka 13 merupakan angka
permulaan baru yang bernilai sama dengan angka 8 atau 1. Secara
Alkitabiah angka 12 dan angka 7 memiliki pengertian yang sama, sebagai
angka yang tertinggi atau menyeluruh, dan penuh. Sebagai contoh yang
sederhana, angka 12 merupakan angka tertinggi yang dipakai pada jam dan
penanggalan. Bulan ke 12 merupakan bulan yang terakhir.
SEBUAH PINTU YANG TERBUKA UNTUK MEMASUKI PERMULAAN BARU
Didalam Keluaran 12, ketika Tuhan
menyuruh Musa untuk membawa bangsa Israel untuk keluar dari perbudakan
di Mesir untuk memasuki sebuah permulaan baru yang dipenuhi dengan janji-janji Tuhan, maka Tuhan menginstitusikan Paskah. Paskah merupakan pintu memasuki sebuah permulaan baru bagi bangsa Israel baik secara jasmani maupun rohani. Tanpa Paskah tidak akan pernah ada sebuah permulaan baru yang sejati. Tuhan katakan kepada Musa, “Bulan ini (mengacu kepada bulan Nisan atau Abib) akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.” Tuhan menetapkan bulan Nisan sebagai bulan pertama untuk menginstitusikan Paskah.
“Paskah” adalah sebuah
rangkaian peristiwa dari pengorbanan, kematian, kebangkitan Yesus
Kristus. Merupakan manifestasi dari hati dan pikiran Bapa yang
dituangkan kedalam sebuah Perjanjian Darah dan diwujud nyatakan didalam puteraNya, Yesus Kristus untuk menyatakan “kekayaan Kasih Karunia-Nya”.
Sekalipun “Kasih Karunia Tuhan”
dianugerahkan dengan “gratis” namun sangat jauh dari pengertian sesuatu
yang diobralkan atau memiliki kesan kurang bernilai. Justru sebaliknya
oleh karena nilainya yang tidak terhingga maka tidak
seorang manusiapun yang dapat menghasilkannya, oleh sebab itu hanya oleh
kedaulatan-Nya sendiri Tuhan memutuskan untuk menganugerahkan Kasih
Karunia kepada umat pilihan-Nya. Dengan demikian Kasih
Karunia Tuhan tidak dapat dianggap sebagai lisensi bagi umat
pilihan-Nya untuk tinggal didalam dosa dan pelanggaran. Roh Kasih
Karunia-Nya justru akan membawa umat-Nya menjauh dari segala perbuatan
yang tercela dan menjadikan umat-Nya sebagai umat yang lebih dari
pemenang di dalam Yesus Kristus. Roh Kasih Karunia akan membawa umat-Nya kedalam pengenalan akan Dia dan jalan-jalanNya.
Beberapa arti “Kasih Karunia” : 1) karya
Tuhan melalui Roh Kudus di dalam hati manusia di dalam meresponi karya
penebusan-Nya. 2) Penyampaian kebaikan dan berkat-berkat Tuhan oleh Roh
dan melalui Yesus Kristus yang penuh dengan kasih karunia dan kebenaran.
3) Sebuah pemberian “gratis”; pemberdayaan Hadirat Tuhan untuk
memampukan kita menjadi sesuai dengan apa yang Ia kehendaki, dan agar
kita dapat melakukan panggilan kita. Kasih Karunia memberi kepada kita
kerinduan dan kuasa untuk kita melakukan kehendak-Nya. 4) Kasih Karunia
adalah personifikasi hati dan pikiran Bapa di dalam pribadi Yesus
Kristus. 5) Berasal dari bahasa Yunani “Charis” artinya perkenanan atau perbuatan baik.
MUSIM BERSEMI
Paskah yang jatuh pada bulan Nisan senantiasa jatuh pada musim semi.
Bangsa Israel akan menambah bulan lompatan sebagai bulan ke-13 (bulan
Adar II), apabila terjadi pergeseran yang menyebabkan bulan Nisan atau Hari Raya Paskah
orang Yahudi tidak jatuh tepat pada musim semi, sebab ini telah menjadi
sebuah ketetapan. Di musim semi alam mengalami sebuah pembaharuan,
setelah melewati musim gugur dan musim dingin. Sebuah pembaharuan di awal musim yang baru. Hujan
yang tercurah di musim semi mulai membasahi benih-benih yang ditabur di
ladang. Padang belantara terlihat indah karena merekahnya bunga-bunga
yang berwarna-warni. Di musim semi terdengar kicauan burung yang indah
di padang memuji Sang Pencipta, “Diladang telah nampak bunga-bunga,
tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita …
Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah! Merpatiku di celah-celah batu, di
persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu,
perdengarkanlah suaramu ! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu.”!
(Kidung 2:12-14).
MENERIMA BERKAT TUHAN DAN PENGURAPAN-NYA DI MUSIM YANG BARU
Pertama-tama ijinkan Tuhan memperbaharui
hati dan pikiran kita agar kita dapat disesuaikan untuk menerima
hal-hal yang baru dari Tuhan. Ingatlah bahwa anggur yang baru memerlukan kantong anggur yang baru.
Lakukan pertobatan sesuai dengan arahan-Nya. Pertobatan di dalam
bahasa Yunani “Metanoia” artinya, berbalik dari jalan-jalan atau
cara-cara kita yang lama. Alami pembaharuan atau perubahan di dalam
pola pikir dan hati kita.
Yesus adalah Sang Permulaan Baru.
Dialah pintu untuk memasuki sebuah permulaan baru yang sejati. Di dalam
perjalanan hidup kita di dalam Kristus ada beberapa fase permulaan baru
pada setiap levelnya. Awal permulaan baru kita adalah ketika kita
menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi kita. Yesus Kristus
adalah pintu menuju setiap fase permulaan baru di dalam hidup kita. Kasih Karunia-Nya telah tersedia bagi umat-Nya pada setiap permulaan baru.
Percaya dengan iman dan ijinkan Tuhan
mendandani setiap kita anak-anak-Nya sesuai dengan kehendak-Nya di musim
yang baru. Tuhan mendandani bunga-bunga di padang dan rerumputan dengan
indahnya, seperti ucapan Yesus, “Aku berkata kepadamu : Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.” Jangan kuatir tentang apapun juga yang kita butuhkan di musim yang baru.
Benih-benih-Nya yang ditabur di musim
yang lalu yang telah tersimpan di dalam hati umat-Nya, dan benih-benih
baru yang ditabur-Nya di musim ini mulai bergerak dan bermunculan
meresponi hujan Roh-Nya di musim semi. Benih-benih ini adalah firman
Tuhan yang dilepaskan dan menjadi rhema di hati umatNya.
Untuk itu karena pintu memasuki sebuah
permulaan baru telah terbuka bagi setiap kita, marilah kita dengan penuh
keberanian datang menghampiri Takhta Kasih Karunia Tuhan untuk menerima rahmat dan menemukan Kasih Karunia melalui doa, pujian dan penyembahan kita.
Hal penting yang menjadi kunci di dalam memasuki Tahun Permulaan Baru adalah kembali kepada kasih yang mula-mula
saat hati kita berbunga-bunga dipenuhi dengan gairah kasih kita kepada
Tuhan. Jauh sebelum kita dapat mengasihi Dia, Dia terlebih dahulu
mengasihi kita. Di dalam Tahun Permulaan Baru ini Tuhan merindukan persekutuan kita bersama-Nya.
Penuhi Tahun Permulaan Baru dengan kasih kita kepada Tuhan.
Perlihatkan wajah kita dan perdengarkan suara kita di hadapan Takhta
Kasih Karunia-Nya. Semarakkan Tahun Permulaan Baru dengan doa, pujian
dan penyembahan yang dipenuhi dengan nyanyian cinta kasih kita kepada
Tuhan.
Mari ikuti saya untuk mensyukuri Tahun
Permulaan yang Baru : “Bapa, di dalam nama putera-Mu, Tuhan Yesus
Kristus, aku mengucap syukur kepada-Mu. Terima kasih untuk
penyertaan-Mu di musim yang lalu dan terima kasih untuk Tahun Permulaan
Baru. Terima kasih untuk pintu yang telah dibukakan bagiku oleh darah
anak Domba yang mulia. Terima kasih untuk rahmat-Mu dan Kasih
Karunia-Mu yang dianugerahkan kepadaku. Terima kasih untuk benih
firman-Mu yang tertanam di dalam hatiKu. Terima kasih untuk hujan Roh
Kasih Karunia-Mu. Terima kasih untuk kasih-Mu dan segala kebaikan-Mu,
berkat-berkat-Mu dan pengurapan-Mu atasku. Aku mengasihi-Mu, Tuhan.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar