Selasa, 30 Juli 2013

PERMULAAN BARU

2013 adalah sebuah tahun, “Permulaan Baru.”   Pengertian profetik ini didapat karena angka 13 merupakan angka permulaan baru yang bernilai sama dengan angka 8 atau 1.  Secara Alkitabiah angka 12 dan angka 7 memiliki pengertian yang sama, sebagai angka yang tertinggi atau menyeluruh, dan penuh.  Sebagai contoh yang sederhana, angka 12 merupakan angka tertinggi yang dipakai pada jam dan penanggalan.  Bulan ke 12 merupakan bulan yang terakhir.
SEBUAH PINTU YANG TERBUKA UNTUK MEMASUKI PERMULAAN BARU
Didalam Keluaran 12, ketika Tuhan menyuruh Musa untuk membawa bangsa Israel untuk keluar dari perbudakan di Mesir untuk memasuki sebuah permulaan baru yang dipenuhi dengan janji-janji Tuhan, maka Tuhan menginstitusikan Paskah.   Paskah merupakan pintu memasuki sebuah permulaan baru bagi bangsa Israel baik secara jasmani maupun rohani.  Tanpa Paskah tidak akan pernah ada sebuah permulaan baru yang sejati.  Tuhan katakan kepada Musa, “Bulan ini (mengacu kepada bulan Nisan atau Abib) akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.”   Tuhan menetapkan bulan Nisan sebagai bulan pertama untuk  menginstitusikan Paskah
“Paskah” adalah sebuah rangkaian peristiwa dari pengorbanan, kematian, kebangkitan Yesus Kristus.  Merupakan manifestasi dari hati dan pikiran Bapa yang dituangkan kedalam sebuah Perjanjian Darah dan diwujud nyatakan didalam puteraNya, Yesus Kristus untuk menyatakan “kekayaan Kasih Karunia-Nya”
Sekalipun “Kasih Karunia Tuhan” dianugerahkan dengan “gratis” namun sangat jauh dari pengertian sesuatu yang diobralkan atau memiliki kesan kurang bernilai.  Justru sebaliknya oleh karena nilainya yang tidak terhingga maka tidak seorang manusiapun yang dapat menghasilkannya, oleh sebab itu hanya oleh kedaulatan-Nya sendiri Tuhan memutuskan untuk menganugerahkan Kasih Karunia kepada umat pilihan-Nya.  Dengan demikian Kasih Karunia Tuhan tidak dapat dianggap sebagai lisensi bagi umat pilihan-Nya untuk tinggal didalam dosa dan pelanggaran.  Roh Kasih Karunia-Nya justru akan membawa umat-Nya menjauh dari segala perbuatan yang tercela dan menjadikan umat-Nya sebagai umat yang lebih dari pemenang di dalam Yesus Kristus.  Roh Kasih Karunia akan membawa umat-Nya kedalam pengenalan akan Dia dan jalan-jalanNya.
Beberapa arti “Kasih Karunia” : 1) karya Tuhan melalui Roh Kudus di dalam hati manusia di dalam meresponi karya penebusan-Nya. 2) Penyampaian kebaikan dan berkat-berkat Tuhan oleh Roh dan melalui Yesus Kristus yang penuh dengan kasih karunia dan kebenaran. 3) Sebuah pemberian “gratis”; pemberdayaan Hadirat Tuhan untuk memampukan kita menjadi sesuai dengan apa yang Ia kehendaki, dan agar kita dapat melakukan panggilan kita.  Kasih Karunia memberi kepada kita kerinduan dan kuasa untuk kita melakukan kehendak-Nya.  4) Kasih Karunia adalah personifikasi hati dan pikiran Bapa di dalam pribadi Yesus Kristus. 5) Berasal dari bahasa Yunani “Charis” artinya perkenanan atau perbuatan baik.
MUSIM BERSEMI
Paskah yang jatuh pada bulan Nisan senantiasa jatuh pada musim semi.  Bangsa Israel akan menambah bulan lompatan sebagai bulan ke-13 (bulan Adar II), apabila terjadi pergeseran yang menyebabkan bulan Nisan atau Hari Raya Paskah orang Yahudi tidak jatuh tepat pada musim semi, sebab ini telah menjadi sebuah ketetapan.  Di musim semi alam mengalami sebuah pembaharuan, setelah melewati musim gugur dan musim dingin. Sebuah pembaharuan di awal musim yang baru. Hujan yang tercurah di musim semi mulai membasahi benih-benih yang ditabur di ladang. Padang belantara terlihat indah karena merekahnya bunga-bunga yang berwarna-warni. Di musim semi terdengar kicauan burung yang indah di padang memuji Sang Pencipta, “Diladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita … Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah! Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu ! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu.”!  (Kidung 2:12-14).
MENERIMA BERKAT TUHAN DAN PENGURAPAN-NYA DI MUSIM YANG BARU
Pertama-tama ijinkan Tuhan memperbaharui hati dan pikiran kita agar kita dapat disesuaikan untuk menerima hal-hal yang baru dari Tuhan.  Ingatlah bahwa anggur yang baru memerlukan kantong anggur yang baru.  Lakukan pertobatan sesuai dengan arahan-Nya.  Pertobatan di dalam bahasa Yunani “Metanoia” artinya, berbalik dari jalan-jalan atau cara-cara kita yang lama.  Alami pembaharuan atau perubahan di dalam pola pikir dan hati kita.
Yesus adalah Sang Permulaan Baru. Dialah pintu untuk memasuki sebuah permulaan baru yang sejati. Di dalam perjalanan hidup kita di dalam Kristus ada beberapa fase permulaan baru pada setiap levelnya.  Awal permulaan baru kita adalah ketika kita menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi kita.  Yesus Kristus adalah pintu menuju setiap fase permulaan baru di dalam hidup kita.  Kasih Karunia-Nya telah tersedia bagi umat-Nya pada setiap permulaan baru.
Percaya dengan iman dan ijinkan Tuhan mendandani setiap kita anak-anak-Nya sesuai dengan kehendak-Nya di musim yang baru. Tuhan mendandani bunga-bunga di padang dan rerumputan dengan indahnya, seperti ucapan Yesus, “Aku berkata kepadamu : Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.”  Jangan kuatir tentang apapun juga yang kita butuhkan di musim yang baru.
Benih-benih-Nya yang ditabur di musim yang lalu yang telah tersimpan di dalam hati umat-Nya, dan benih-benih baru yang ditabur-Nya di musim ini mulai bergerak dan bermunculan meresponi hujan Roh-Nya di musim semi.  Benih-benih ini adalah firman Tuhan yang dilepaskan dan menjadi rhema di hati umatNya.
Untuk itu karena pintu memasuki sebuah permulaan baru telah terbuka bagi setiap kita, marilah kita dengan penuh keberanian datang menghampiri Takhta Kasih Karunia Tuhan untuk menerima rahmat dan menemukan Kasih Karunia melalui  doa, pujian dan penyembahan kita.
Hal penting yang menjadi kunci di dalam memasuki Tahun Permulaan Baru adalah kembali kepada kasih yang mula-mula saat hati kita berbunga-bunga dipenuhi dengan gairah kasih kita kepada Tuhan.  Jauh sebelum kita dapat mengasihi Dia, Dia terlebih dahulu mengasihi kita.  Di dalam Tahun Permulaan Baru ini Tuhan merindukan persekutuan kita bersama-Nya.  Penuhi Tahun Permulaan Baru dengan kasih kita kepada Tuhan.  Perlihatkan wajah kita dan perdengarkan suara kita di hadapan Takhta Kasih Karunia-Nya.  Semarakkan Tahun Permulaan Baru dengan doa, pujian dan penyembahan yang dipenuhi dengan nyanyian cinta kasih kita kepada Tuhan.
Mari ikuti saya untuk mensyukuri Tahun Permulaan yang Baru : “Bapa, di dalam nama putera-Mu, Tuhan Yesus Kristus, aku mengucap syukur kepada-Mu.  Terima kasih untuk penyertaan-Mu di musim yang lalu dan terima kasih untuk Tahun Permulaan Baru.  Terima kasih untuk pintu yang telah dibukakan bagiku oleh darah anak Domba yang mulia.  Terima kasih untuk rahmat-Mu dan Kasih Karunia-Mu yang dianugerahkan kepadaku.  Terima kasih untuk benih firman-Mu yang tertanam di dalam hatiKu.  Terima kasih untuk hujan Roh Kasih Karunia-Mu.  Terima kasih untuk kasih-Mu dan segala kebaikan-Mu, berkat-berkat-Mu dan pengurapan-Mu atasku.  Aku mengasihi-Mu, Tuhan.  Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar