KUNCI KEMENANGAN MENGHADAPI PEPERANGAN ROHANI YANG DAHSYAT
Hari-hari ini kita sedang
memasuki peperangan rohani yang sangat dahsyat. Di satu sisi Tuhan
sedang membentuk kita untuk menjadi pasukan mempelaiNya yang siap untuk
penuaian besar-besaran dan menyambut kedatanganNya kedua kali.
Di sisi lain, iblis tidak tinggal diam, berusaha sekuat tenaganya untuk merebut jiwa sebanyak mungkin agar binasa (Yohanes 10:10a). Dalam Matius 25:1-13 kisah lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh, merupakan kisah yang sangat sering kita dengar dan dibahas dalam kotbah, tapi sekarang saatnya untuk kita benar-benar lakukan. Ada 3 kunci utama yang perlu dilakukan hari-hari ini untuk memperoleh kemenangan besar yaitu:
Di sisi lain, iblis tidak tinggal diam, berusaha sekuat tenaganya untuk merebut jiwa sebanyak mungkin agar binasa (Yohanes 10:10a). Dalam Matius 25:1-13 kisah lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh, merupakan kisah yang sangat sering kita dengar dan dibahas dalam kotbah, tapi sekarang saatnya untuk kita benar-benar lakukan. Ada 3 kunci utama yang perlu dilakukan hari-hari ini untuk memperoleh kemenangan besar yaitu:
1. Penuh dengan Firman (pelita yang dibawa gadis-gadis) Matius 25 : 3-4.
Langkah pertama untuk penuh dengan Firman adalah dengan memiliki saat teduh yang berkualitas setiap harinya. Saat teduh adalah waktu teduh yang dipergunakan untuk dipakai untuk membangun keintiman dengan Tuhan, mempersembahkan pujian penyembahan, berdoa, membaca firmanNya dan mendengar suaraNya. Markus 1 : 35 Tuhan Yesus memberikan teladan dalam bersaat teduh. Selain saat teduh, penting juga kita merenungkan FirmanNya sepanjang hari, memperkatakan Firman Tuhan dan menghafalkan. Hal ini sangat penting dalam menghadapi kesesakan, pergumulan, proses dan peperangan rohani dalam hidup kita. Firman Tuhan adalah pedang Roh, artinya harus digunakan dengan tepat dan setiap saat dalam peperangan rohani. Pastikan kita setiap hari, setiap saat penuh dengan Firman sehingga selalu berjaga dalam serangan iblis dan mengalami kemenangan.
Langkah pertama untuk penuh dengan Firman adalah dengan memiliki saat teduh yang berkualitas setiap harinya. Saat teduh adalah waktu teduh yang dipergunakan untuk dipakai untuk membangun keintiman dengan Tuhan, mempersembahkan pujian penyembahan, berdoa, membaca firmanNya dan mendengar suaraNya. Markus 1 : 35 Tuhan Yesus memberikan teladan dalam bersaat teduh. Selain saat teduh, penting juga kita merenungkan FirmanNya sepanjang hari, memperkatakan Firman Tuhan dan menghafalkan. Hal ini sangat penting dalam menghadapi kesesakan, pergumulan, proses dan peperangan rohani dalam hidup kita. Firman Tuhan adalah pedang Roh, artinya harus digunakan dengan tepat dan setiap saat dalam peperangan rohani. Pastikan kita setiap hari, setiap saat penuh dengan Firman sehingga selalu berjaga dalam serangan iblis dan mengalami kemenangan.
2. Penuh dengan Roh Kudus (persediaan minyak dalam buli-buli) Matius 25 : 4.
Hal kedua yang perlu ada dalam kehidupan pasukan mempelaiNya adalah penuh dengan Roh Kudus, caranya yaitu dengan dibaptis Roh Kudus dengan tanda awal berbahasa roh. Namun tidak cukup hanya itu, kita harus banyak berdoa dalam bahasa roh. Bangun rohani kita sehingga kita memiliki manusia rohani yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan apapun. Langkah awal untuk penuh dengan Roh Kudus adalah hidup kudus (1 Petrus 1:16 “Kuduslah kamu, sebab Aku kudus”). Minta kemampuan Allah untuk kita bisa hidup kudus, dengan kerendahan hati selalu bertobat dari kesalahan yang ada, jaga hati – pikiran – perkataan – prilaku kita, cara berpakaian, pergaulan, dll. Hanya orang yang hidup kudus, dapat intim dengan Tuhan dengan demikian kita mudah rasakan hadirat dan pengurapanNya.
3. Tunduk pada Allah dan lawan iblis (Yakobus 5:17).Hal kedua yang perlu ada dalam kehidupan pasukan mempelaiNya adalah penuh dengan Roh Kudus, caranya yaitu dengan dibaptis Roh Kudus dengan tanda awal berbahasa roh. Namun tidak cukup hanya itu, kita harus banyak berdoa dalam bahasa roh. Bangun rohani kita sehingga kita memiliki manusia rohani yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan apapun. Langkah awal untuk penuh dengan Roh Kudus adalah hidup kudus (1 Petrus 1:16 “Kuduslah kamu, sebab Aku kudus”). Minta kemampuan Allah untuk kita bisa hidup kudus, dengan kerendahan hati selalu bertobat dari kesalahan yang ada, jaga hati – pikiran – perkataan – prilaku kita, cara berpakaian, pergaulan, dll. Hanya orang yang hidup kudus, dapat intim dengan Tuhan dengan demikian kita mudah rasakan hadirat dan pengurapanNya.
Peperangan kita bukan melawan darah dan daging, tapi roh dan penguasa di udara Efesus 6. Untuk melakukan peperangan rohani, melawan iblis dan antek-anteknya, maka kita harus tunduk pada Allah. Artinya kita mentaati firman Allah, perintah Tuhan dan apa yang menjadi kehendak Allah dalam segala aspek kehidupan kita. Lalu lawan iblis yang menyerang pikiran kita, hidup kita, hancurkan pekerjaan-pekerjaan iblis, karena kita tunduk pada Allah dan mengenakan perlengkapan senjata Allah (Efesus 6 : 10-18) maka kemenangan bahkan menjadi lebih dari pemenang akan kita alami (Roma 8 : 37).
Gadis bijaksana melambangkan gereja Tuhan yang siap menyambut mempelai surgawi, Tuhan Yesus datang kedua kali. Kita percaya sebelum kedatanganNya kedua kali, maka akan terjadi penuaian beribu-ribu laksa, karena hati Allah rindu sebanyak mungkin orang dimenangkan. Untuk itu kita harus terus mempersiapkan diri jadi Pasukan MempelaiNya yang siap untuk menuai. Haleluyahhhh!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar