MERAIH PENGGENAPAN JANJI ALLAH DI MUSIM BARU
Yosua 21: 45
"Dari segala yang baik yang dijanjikan Tuhan kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi."
Kita sedang berjalan di
Tahun Ayin Gimel. Di tahun ini, kita sedang dipersiapkan untuk meraih
janji Tuhan digenapi nyata kita alami. Kita dibawa ke dalam pemulihan
seutuhnya, dibawa ke dalam kepenuhan yang dirancang Tuhan Yesus - entering the next level.
Unta-unta yang datang kepada kita membawa kelimpahan dari Tuhan - sebagai wujud kesetiaan Tuhan menyatakan kebaikan dan kemurahanNya - adalah gambaran mengenai Tahun Gimel. Itulah yang Tuhan sedang siapkan untuk terjadi atas kita.
Karena itu kita harus berjalan dalam firmanNya sebagai umat yang setia menuruti tuntunanNya bagi kita,
supaya kita ada di dalam kairos Tuhan, yaitu waktu Tuhan untuk
mewujudkan janjiNya bagi kita. Tuhan mencari orang yang tekun dan setia,
yang terus melakukan apa yang menjadi kewajibannya sebagi umat
pilihanNya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah
kamu melakukan kehendakNya, kamu memperoleh apa yang dijanjikanNya itu
(Ibrani 10: 36).
Bercermin dari Yosua yang
memimpin umat Israel memasuki negeri Perjanjian, kita belajar dari
contoh ini dan memperhatikan apa yang penting untuk diteladani.
Perhatikan kenyataan dari teladan mereka ini:
- Melalui perjalanan di padang gurun yang telah ditempuh bersama Tuhan, mereka telah ditempa untuk menjadi orang-orang yang tangguh. Tuhan memproses dan menjadikan mereka rendah hati dan berpegang kepada firman. Ingatlah selalu kepada perjalanan yang kau lakukan atas kehendak Tuhan, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan … untuk mengetahui apa yang ada di dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintahNya atau tidak (Ulangan 8: 2).
- Mereka dilatih menjadi orang yang konsisten untuk memperkatakan dan merenungkan firman Tuhan, sehingga bertindak sesuai firman. Teguh hati untuk memperkatakan, merenungkan dan dalam bertindak mempraktekkan firman adalah perintah yang Tuhan tandaskan dalam Kitab Yosua 1: 7-8.
Hal ini adalah untuk memastikan agar mereka berhasil dan beruntung dalam perjalanan menaklukkan negeri Perjanjian. Hal itulah juga yang harus kita contoh, latih dan disiplinkan, sehingga kita meraih janjiNya menjadi kenyataan di musim ini.
Kitab Yosua adalah kitab
penggenapan janji Allah kepada Abraham dan keturunannya. Apa yang telah
Tuhan katakan kepada Abraham tentang negeri Perjanjian diwujudkan mulai
di Kitab Yosua. Orang-orang Israel menaklukkan negeri Perjanjian dan
menikmati penggenapan janji Allah di sana. Kitab Yosua dimulai dengan
perintah mempersiapkan diri untuk menyeberang Kanaan di Pasal 1. Tuhan
menjanjikan, tidak seorangpun dapat bertahan menghadapi Yosua, setiap
tempat yang diinjaknya, Tuhan berikan jadi miliknya. Tuhan
memerintahkan untuk Yosua teguh hati, tidak boleh tawar hati.
Selanjutnya di bagian akhir, dalam Pasal 21 ditegaskan kenyataan pewujudan seluruh janji Tuhan digenapi. "Dari segala yang baik yang dijanjikan Tuhan kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi." Kita perlu belajar akan hal ini dan memperhatikannya dengan segenap hati. Karena itu, kita perlu meneladani hal berikut:
- Kita harus bercermin dari pengalaman ini, bahwa apa yang telah kita lihat dari perbuatan Tuhan kepada umatNya, bahwa sesungguhnya Dia adalah Allah yang setia dengan janjiNya: kenyataan ini menjadi dorongan hati untuk setia dalam menyembah Tuhan sampai kita diangkat ke dalam kemuliaan.
- Kita melihat ke depan dengan iman, mata kita fokus kepada Allah. Hiduplah untuk tujuan Allah.
- Kita memandang kepadaNya dengan pengenalan akan Dia sebagai Yehova Jireh. Dia adalah Allah yang sudah menyediakan segala sesuatu untuk penggenapan setiap janjiNya di tahun ini nyata kita alami seutuhnya. Pasti Dia wujudkan pada waktuNya.
Yosua adalah contoh dan
saksi sebagai orang yang meraih janji Allah digenapi. Dalam mengkhiri
perjalanan hidupnya Yosua mengatakan hal ini kepada seluruh umat Israel:
Yosua 23: 14
"Maka sekarang,
sebentar lagi aku akan menempuh jalan segala yang fana. Sebab itu
insaflah dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu, bahwa satu
pun dari segala yang baik yang telah dijanjikan kepadamu oleh Tuhan,
Allahmu, tidak ada yang tidak dipenuhi. Semuanya telah digenapi bagimu.
Tidak ada satu pun yang tidak dipenuhi."
Kitapun akan mengalami
kenyataan ini. Siapkan hatimu, teguhkan dan kuatkan hati, terus
perkatakan firman Tuhan, mari kita bergerak melangkah bersama Tuhan
untuk melakukan kehendakNya, maka janjiNya pasti digenapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar