SALING MENGHIBUR
“Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.” (1 Tes 4:18)
Ayat ini, dan ayat-ayat yang sebelumnya,
adalah ayat-ayat yang paling sering dikhotbahkan dalam ibadah
penghiburan di rumah duka saat ada jemaat atau keluarganya yang
meninggal. Namun demikian, rasul Paulus yang menuliskan surat ini
kepada jemaat di Tesalonika tentunya tidak mengkhususkan ayat ini hanya
sekedar bagi ibadah penghiburan semata, melainkan juga bagi semua
jemaat.
Melalui ayat ini rasul Paulus mengajak semua jemaat untuk saling menghibur
satu dengan yang lainnya. Hal ini sangat penting untuk kita
garisbawahi. Sebagai jemaat, kita harus saling menghibur, saling
menguatkan satu dengan yang lainnya dan bukan malah saling menjatuhkan
bahkan saling menghancurkan satu dengan yang lainnya.
Mengapa kita perlu saling menghibur?
Sebagai manusia tentunya jemaat pun
mengalami berbagai tekanan, persoalan dan pergumulan dalam menjalani
kehidupan ini. Dan sebagai makhluk sosial tentunya kita juga tidak dapat
menanggung semua beban itu seorang diri. Kita membutuhkan orang lain
untuk memberikan dukungan, nasehat, kekuatan, penghiburan serta
pertolongan dalam mengahadapi itu semua.
Bagaimana cara kita saling menghibur?
Rasul Paulus mengatakan : “hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.” Perkataan yang mana? Tentunya perkataan-perkataan yang terdapat di ayat yang sebelumnya.
“Selanjutnya kami tidak mau,
saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang
meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang
tidak mempunyai pengharapan.
Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus
telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang
telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan
Dia.
Ini kami katakan kepadamu dengan firman
Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan,
sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu
pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka
Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus
akan lebih dahulu bangkit;
sesudah itu, kita yang hidup, yang masih
tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan
menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya
bersama-sama dengan Tuhan.”
(1 Tes 4:13-17).
Dalam ayat-ayat ini jelas tergambar beberapa poin penting yang dapat menghibur kita:
- Jangan berdukacita seperti orang yang tidak memiliki pengharapan.
- Pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali (second coming), yang mati akan lebih dahulu bangkit dan kita yang masih hidup akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.
Kalau kita merenungkan ayat-ayat ini,
kita akan menyadari satu perkara yang unik yaitu bahwa rasul Paulus
mengajak jemaat untuk menghibur satu dengan yang lainnya dengan
perkataan-perkataan atau berita tentang kedatangan Tuhan yang kedua
kali. Apakah bisa?
Ternyata, sebelumnya rasul Paulus pernah menuliskan kepada jemaat di Roma (Roma 8:18-21) demikian :
“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.
Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan
kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh
kehendak Dia, yang telah menaklukkannya,
tetapi dalam pengharapan, karena makhluk
itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk
ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.”
Dari Firman Tuhan ini kita mendapatkan
bahwa penderitaan zaman sekarang ini, apapun yang terjadi dalam hidup
kita baik itu kesukaran, kesengsaraan, persoalan, tekanan dalam
kehidupan TIDAK DAPAT DIBANDINGKAN DENGAN KEMULIAAN YANG AKAN DINYATAKAN
KEPADA KITA, yaitu pada saat kedatangannya yang kedua kali. Inilah yang
bisa menghibur kita.
Satu pesan Tuhan yang sering diucapkan
oleh Gembala Sidang kita : “AKU (YESUS) DATANG SEGERA” harusnya
merupakan pesan yang dapat memberikan penghiburan kepada kita.
Saat saya merenungkan perkataan-perkataan ini, Tuhan Yesus berbisik di hati saya, DIA katakan : “kalau
ada orang yang tidak terhibur dengan berita AKU DATANG SEGERA, itu
artinya orang tersebut belum ‘nyambung’ dengan apa yang sedang SORGA
kerjakan.”
Terus terang saya tersentak, saya bertanya pada diri saya sendiri, apakah saya terhibur dengan berita AKU DATANG SEGERA?
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda
terhibur? Renungkanlah dan berikan jawaban itu bagi diri anda, dan
jangan lupa untuk menghiburkan jemaat yang lain dengan berita YESUS
DATANG SEGERA! Maranatha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar